Tuesday, 16 April 2013

Miss You June


Hai June,

Saat ini aku sedang merindukan kamu. Menyesal karna pernah meninggalkan kisah kita. Aku ingin menyatakan semuanya , yang mungkin terdengar gila, tapi aku takut akan pengabaian mu :( Aku rindu kamu yang memanggil namaku dengan suaramu yang masih sering aku dengar .
Aku rindu kamu juni !
Bisa kah kamu lihat bahwa aku sedang berusaha membuatmu kembali mencintaiku, saat dirimu memberikan sedikit harapan aku sempat merasa bahagia yang teramat sangat , walau dlm detik berikutnya aku kembali menderita sakit karna diabaikan.
Aku menyadari perubahan dirimu yang dulu dengan yang sekarang, kamu yang dulu bergumul dalam doa untukku, tapi kali ini sudah tidak begitu. Kalo begitu kali ini biar aku yang berdoa untuk kamu , biar aku yang berjuang , biar aku yang bergumul dlm doa tentang kamu :)
Ingin rasanya mengajakmu bicara lebih dulu, menyapamu walau sekadar basa-basi. Ah, tapi... aku tak seberani itu. Aku terkadang berfikir, apakah seperti ini sikap ku yang dlu mengabaikanmu?
Menyesal , menangis . Aku tahu smua itu tak ada gunanya . Namun menangis cara terbaik menjelaskan perasaan tanpa kata ², Karna saat mengingat tak ada lagi kamu rasanya hampa . Tapi bukan kah hampa itu berarti tidak ada apa ² ? Kenapa kali ini rasanya begitu perih ?
Aku takut memulai. Takut diabaikan usahaku, takut dianggap enteng pengorbananku, takut kauanggap bukan siapa-siapa."


 Aku ingin menunggu kamu, mungkin aku akan berhenti saat aku sudah tak sanggup lagi menunggu :)
Seandainya kamu tahu. Aku hanya ingin kamu kembali. Supaya kamu sadar, saya mencintaimu. Supaya kamu tahu, saya memerhatikanmu.
"You're all I need, lebih indah, love is you, because of you, lagu rindu" I miss you :)

I hate wondering if you ever miss me June

Let me wait , please. I don’t know where I have the strenght to stand if it’s not because of you, memory of you June (17 Januari 2013)






No comments:

Post a Comment